Menu Close

Hoax Vaksinasi Hambat Penanganan Pandemi Covid

Hikmah ini menjadi langkah tidak terencana dan di luar dugaan sebagai upaya pengembangan keterampilan dan pengetahuan setiap unsur praktisi pendidikan relevan dengan zaman. Selain dampak positif tersebut, terlihat pula dampak negatif pada keterbatasan praktisi pendidikan dalam tanggap kondisi, kesiapan personal membutuhkan pendampingan bahkan pedoman khusus untuk memahami IT sebagai jalur pilihan dalam bekerja. Celakanya, kemampuan dasar sangat beragam sehingga melahirkan respon yang tidak seragam dan potensial menciptakan kesenjangan pencapaian tujuan atau target pembelajaran. Pertama; dampak positif dapat dimaknai dari kondisi praktisi pendidikan melaksanakan kegiatan akademik dengan bekerja dari rumah. WFH membuat setiap individu yang melakukan aktivitasnya menjadi lebih mandiri dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi dan informasi. Sebelumnya, tidak semua individu memiliki kebiasaan bekerja berbasis IT, namun kondisi ini membuat mereka bisa lebih terbiasa dan terampil menyelesaikan pekerjaan dengan IT.

Isu pemotongan gaji atau penundaan THR ataupun gaji ke-13 di kondisi ini harus diredam atau tidak ada sama sekali dalam rangka mendukung keefektifan Work From Home para ASN. Pemerintah dan instansi terkait tetap harus menjaga kondusifitas kerja para ASN. Pembatasan kegiatan ibadah di tempat umum juga harus dipertegas agar tidak ada kecemburuan sosial dan juga menekan penyebaran atau kegiatan sosial masyarakat dalam rangka penanganan pandemi ini. Selain dari faktor inner, faktor eksternal juga disinyalir menjadi penghambat kinerja para ASN.

Penyelenggaraan rapat-rapat dilaksanakan sangat selektif, sesuai tingkat prioritas dan urgensi yang harus diselesaikan, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan telekomunikasi. Perangkat keterampilan dasar dan pengetahuan yang harus dimiliki siswa/peserta didik pada proses di rumah pembelajaran menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek secara daring sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Apabila persyaratan minimal sudah terpastikan Agen PAY4D dimiliki baik oleh guru maupun oleh siswa maka guru sudah bisa merencanakan dan menrapkan pembelajaran daring termasuk menerapkan metode pembalajaran berbasis proyek. Sebaliknya jika guru sudah memastikan perangkat yang dibutuhkan untuk pembelajaran daring tidak terpenuhi atau terpenuhi sebagian sebaiknya dicarikan alternatif pembelajaran lainnya. Proyek yang akan dilaksanakan bertujuan untuk menjawab pertanyaan atau menyelesaikan permasalahan yang telah dipilih.

Bekerja dalam masa Covid

Temuan menarik lainnya dari penelitian ini yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam menggunakan metode pembelajaran terutama jika memilih pembelajaran berbasis proyek adalah tingkat kemauan bekerjasama dan sharing informasi. Berdasarkan hasil penelitiannya diketahui penggunaan metode kolaboratif sharing atau berbagi jumlah respondennya yang menyatakan sering menggunakan metode ini terlihat jauh lebih banyak dibanding yang menyatakan sering menggunakan metode tagging. Demikian juga halnya dengan keinginan berkomentar yang dibutuhkan dalam forum diskusi. Pada kemampuan berkomunikasi dan berpartisipasi, kemampuan sosial mereka tak terbatas, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya pelajar yang aktif menggunakan beragam media sosial. Dengan memperhatikan sisi siswanya maka sebenarnya pembelajaran berbasis proyek sesuai dengan karakteristiknya sudah dapat diterapkan dalam pembelajaran daring.

Coping stress diupayakan dapat memberikan sumbangan pada wanita bekerja untuk mencapai kemampuan resiliensi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 112 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non chance – purposive sampling dengan kriteria wanita berusia 20 tahun keatas dan bekerja di Kota Bekasi.